Blog Ini Digunakan Untuk Berbagi Lensa Kegiatan TPP Di Kecamatan Maupun Desa Dampingan.


Rabu, 01 April 2026

Monitoring Dana Desa 2026 Di Desa Tabongo Kec. Dulupi Kab. Boalemo


MONITORING KEGIATAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2026.

Rabu 01 April 2026, Tabongo -Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan Dana Desa serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, telah dilaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke desa pada Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan Dana Desa, sekaligus memperkuat koordinasi antara tim pendamping dengan Pemerintah Desa.

Kunjungan lapangan diawali dengan pertemuan koordinasi bersama Pemerintah Desa yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa beserta perangkat desa. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan program dan kegiatan yang didanai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kepala Desa menyampaikan perkembangan realisasi kegiatan, termasuk capaian fisik maupun nonfisik, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Tim monitoring memberikan arahan dan masukan terkait pentingnya pengelolaan Dana Desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Selain itu, ditekankan pula perlunya tertib administrasi dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Koordinasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara Pemerintah Desa dan pihak pendamping dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan sebanyak 34 KPM. Namun hingga saat pelaksanaan monitoring, bantuan baru tersalurkan kepada 11 KPM.

Tim monitoring menekankan agar Pemerintah Desa segera mempercepat proses penyaluran BLT-DD kepada seluruh KPM yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar. Dalam proses penyaluran, Pemerintah Desa juga diingatkan untuk tetap memperhatikan prinsip ketepatan sasaran, transparansi, serta kelengkapan administrasi sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selain melakukan monitoring terhadap BLT-DD, tim juga melaksanakan pemantauan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya pada unit usaha jual beli ayam broiler yang sedang dijalankan. Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa unit usaha tersebut telah berjalan dan memiliki potensi untuk berkembang.

Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan, antara lain dalam hal manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran. Tim memberikan saran agar pengelola BUMDes dapat meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan usaha, termasuk melakukan pembukuan yang rapi dan terstruktur, serta menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk memperluas jaringan pemasaran. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan BUMDes dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Dalam rangka memastikan validitas data penerima bantuan, tim juga melakukan permintaan data By Name By Address (BNBA) BLT-DD kepada Pemerintah Desa. Data BNBA ini sangat penting sebagai dasar verifikasi dan validasi penerima manfaat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Pemerintah Desa menyambut baik permintaan tersebut dan berkomitmen untuk segera melengkapi dan menyerahkan data yang dibutuhkan. Hal ini menunjukkan adanya keseriusan Pemerintah Desa dalam mendukung proses monitoring serta meningkatkan kualitas pengelolaan program bantuan di desa.

Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan lapangan ini berjalan dengan baik dan lancar. Pemerintah Desa menunjukkan sikap kooperatif dan terbuka dalam menerima masukan serta arahan yang diberikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan monitoring ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan. Dengan sinergi yang baik antara Pemerintah Desa dan pihak terkait, diharapkan seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

                                By : Ramdan Ali PD Kec. Dulupi

Share:

0 comments:

Posting Komentar

Pengikut

Blog TPP Nasional

Blog TPP Provinsi Gorontalo

Blog TPP Kabupaten