Blog Ini Digunakan Untuk Berbagi Lensa Kegiatan TPP Di Kecamatan Maupun Desa Dampingan.


This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 06 April 2026

Pendampingan Pemeringkatan BUMDes Harapan Baru Desa Tanah Putih

 


Pendampingan Pemeringkatan BUMDes Harapan Baru Desa Tanah Putih Yang Berdasarkan Kepmendesa PDT Nomor 145 Tahun 2022

Senin 06/04/26, Tanah Putih -Dalam rangka meningkatkan tata kelola dan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), telah dilaksanakan kegiatan pendampingan pemeringkatan BUMDes yang mengacu pada Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendesa PDT) Nomor 145 Tahun 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kinerja pengelolaan BUMDes sekaligus mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh masing-masing BUMDes sebagai dasar dalam perbaikan dan pengembangan ke depan.

Pemeringkatan BUMDes merupakan salah satu instrumen penting dalam menilai sejauh mana pengelolaan usaha desa berjalan secara efektif, transparan, dan akuntabel. Selain itu, melalui proses ini juga dapat diketahui tingkat kematangan kelembagaan, kapasitas pengurus, serta keberlanjutan usaha yang dijalankan. Dengan adanya pemeringkatan, diharapkan BUMDes mampu meningkatkan kualitas pengelolaan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan oleh pendamping desa yang memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman teknis serta asistensi langsung kepada pengurus BUMDes. Pendampingan dimulai dengan pemaparan materi terkait pemeringkatan BUMDes, yang mencakup dasar hukum, tujuan, manfaat, serta indikator-indikator penilaian yang digunakan dalam sistem pemeringkatan. Dalam sesi ini, pendamping desa menjelaskan secara rinci mengenai pentingnya pemeringkatan sebagai alat evaluasi internal sekaligus tolok ukur capaian kinerja BUMDes.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan teknis mengenai tata cara pengisian instrumen pemeringkatan BUMDes. Pendamping desa memberikan panduan langkah demi langkah mulai dari proses registrasi, pengisian data profil, hingga pengisian kuisioner yang menjadi bagian utama dalam penilaian. Penjelasan ini bertujuan agar pengurus BUMDes, khususnya direktur, dapat memahami alur pengisian secara mandiri dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Setelah mendapatkan penjelasan, direktur BUMDes mulai melakukan pengisian data secara langsung. Tahapan awal dimulai dari melengkapi profil BUMDes, yang mencakup informasi dasar seperti nama BUMDes, alamat, struktur organisasi, jenis usaha, serta legalitas yang dimiliki. Pengisian profil ini menjadi langkah penting karena menjadi dasar dalam proses penilaian selanjutnya.

Tahapan berikutnya adalah pengisian kuisioner pemeringkatan yang terdiri dari tujuh aspek penilaian. Setiap aspek memiliki sejumlah pertanyaan yang harus dijawab secara objektif sesuai dengan kondisi riil BUMDes. Adapun tujuh aspek tersebut umumnya mencakup aspek kelembagaan, usaha, keuangan, administrasi, manfaat bagi masyarakat, digitalisasi, dan kemitraan. Selain menjawab pertanyaan, pengurus juga diwajibkan untuk mengunggah dokumen pendukung sebagai bukti atas jawaban yang diberikan. Dokumen ini meliputi berbagai administrasi seperti laporan keuangan, dokumen legalitas, serta bukti kegiatan usaha.

Dalam pelaksanaan pengisian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh pengurus BUMDes. Salah satu kendala utama adalah pada pengisian laporan keuangan, khususnya neraca, laporan laba rugi, dan arus kas. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan kapasitas dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi sederhana BUMDes. Beberapa data keuangan belum terdokumentasi dengan baik, sehingga memerlukan pendampingan lebih lanjut untuk memastikan data yang diinput akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, kendala juga ditemukan pada pengisian data demografi penduduk desa yang menjadi bagian dari instrumen pemeringkatan. Data yang dibutuhkan meliputi jumlah penduduk, tingkat kesejahteraan, serta informasi sosial ekonomi lainnya yang relevan dengan keberadaan BUMDes. Keterbatasan akses terhadap data yang valid dan mutakhir menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus dalam melengkapi bagian ini.

Meskipun menghadapi berbagai kendala, kegiatan pendampingan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi pengurus BUMDes. Pendamping desa secara aktif memberikan solusi dan arahan terhadap setiap permasalahan yang dihadapi, sehingga proses pengisian dapat terus dilanjutkan hingga selesai. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi pengurus dalam meningkatkan kapasitas, khususnya dalam hal administrasi dan pengelolaan keuangan.

Dengan adanya pendampingan pemeringkatan ini, diharapkan BUMDes dapat mengetahui posisi dan tingkat kinerjanya secara objektif. Hasil pemeringkatan nantinya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan dasar dalam menyusun rencana perbaikan ke depan. Selain itu, pemeringkatan juga dapat menjadi motivasi bagi pengurus untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan BUMDes.

Ke depan, diharapkan kegiatan pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga BUMDes mampu berkembang menjadi lembaga ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan berdaya saing. Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian desa serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

                                By : Ramdan Ali PD Kec. Dulupi

Share:

Kamis, 02 April 2026

Monitoring Dan Koordinasi Dana Desa Tahun Anggaran 2026


MONITORING DAN KOORDINASI DANA DESA DESA DULUPI TAHUN ANGGARAN 2026

Dulupi, 02 April 2026 – Dalam rangka memastikan pelaksanaan program Dana Desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, telah dilaksanakan kegiatan kunjungan lapangan di Desa Dulupi. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi, monitoring, serta evaluasi terhadap progres pelaksanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, termasuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan berbagai insentif bagi kelompok penerima manfaat di desa.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama Pemerintah Desa Dulupi yang dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara menyeluruh mengenai progres pelaksanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, baik dari sisi realisasi fisik maupun keuangan. Pemerintah desa menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa telah berjalan sesuai dengan rencana, meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis di lapangan yang perlu mendapatkan perhatian dan tindak lanjut bersama.

Selanjutnya, tim melakukan monitoring terhadap penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Penyaluran BLT DD yang menjadi fokus pemantauan mencakup periode tiga bulan, yaitu Januari hingga Maret 2026. Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp200.000 per bulan, sehingga total bantuan yang telah diterima selama tiga bulan mencapai Rp600.000 per KPM. Berdasarkan hasil monitoring, penyaluran BLT DD di Desa Dulupi telah dilaksanakan dengan baik dan tepat sasaran. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan dalam hal tertib administrasi, khususnya dalam pencatatan dan dokumentasi penyaluran bantuan.

Selain monitoring BLT DD, kegiatan ini juga mencakup pemantauan terhadap penyaluran insentif kepada berbagai kelompok di desa. Adapun kelompok penerima insentif tersebut meliputi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), lembaga adat, kader kesehatan, KPM, Petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD), serta Sub PPKBD. Penyaluran insentif ini juga dimonitor untuk periode Januari hingga Maret 2026. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa penyaluran insentif telah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Meskipun demikian, pemerintah desa diharapkan terus meningkatkan kualitas administrasi agar pelaporan dapat dilakukan secara lebih akurat dan akuntabel.

Kegiatan kunjungan lapangan kemudian dilanjutkan dengan permintaan data serta pengisian data BNBA (By Name By Address) BLT Dana Desa Tahun 2026. Tim meminta kepada Pemerintah Desa Dulupi untuk menyediakan data yang lengkap dan valid terkait penerima BLT DD. Data yang dimaksud meliputi informasi jumlah tanggungan masing-masing KPM, serta data nama kepala keluarga penerima manfaat.

Proses pengisian data BNBA dilakukan menggunakan format Excel yang telah disiapkan sesuai dengan ketentuan pelaporan Tahun 2026. Pemerintah desa bersama tim melakukan penginputan data secara teliti dan sistematis guna memastikan tidak terjadi kesalahan dalam pencatatan. Data BNBA ini disusun secara spesifik per desa, sehingga memudahkan dalam proses verifikasi dan validasi di tingkat kabupaten.

Setelah seluruh data berhasil dihimpun dan diinput dengan lengkap, langkah selanjutnya adalah pengiriman data kepada Tenaga Ahli (TA) Kabupaten. Pengiriman dilakukan melalui aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi yang cepat dan efisien. Hal ini bertujuan agar data dapat segera ditindaklanjuti untuk keperluan monitoring dan evaluasi lebih lanjut di tingkat kabupaten.

Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan lapangan di Desa Dulupi berjalan dengan lancar dan mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Desa. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengelolaan Dana Desa dapat semakin baik, khususnya dalam hal ketepatan sasaran penyaluran bantuan serta peningkatan tertib administrasi. Selain itu, koordinasi yang terjalin antara pemerintah desa dan tim pelaksana diharapkan dapat terus diperkuat guna mendukung keberhasilan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Dulupi.

Dengan adanya monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh program yang bersumber dari Dana Desa dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian desa secara berkelanjutan.

                                  By: Ramdan Ali PD Kec. Dulupi

Share:

Rabu, 01 April 2026

Monitoring Dana Desa 2026 Di Desa Tabongo Kec. Dulupi Kab. Boalemo


MONITORING KEGIATAN DANA DESA TAHUN ANGGARAN 2026.

Rabu 01 April 2026, Tabongo -Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan Dana Desa serta memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, telah dilaksanakan kegiatan kunjungan lapangan ke desa pada Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan Dana Desa, sekaligus memperkuat koordinasi antara tim pendamping dengan Pemerintah Desa.

Kunjungan lapangan diawali dengan pertemuan koordinasi bersama Pemerintah Desa yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa beserta perangkat desa. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan program dan kegiatan yang didanai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Kepala Desa menyampaikan perkembangan realisasi kegiatan, termasuk capaian fisik maupun nonfisik, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Tim monitoring memberikan arahan dan masukan terkait pentingnya pengelolaan Dana Desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Selain itu, ditekankan pula perlunya tertib administrasi dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan. Koordinasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara Pemerintah Desa dan pihak pendamping dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan sebanyak 34 KPM. Namun hingga saat pelaksanaan monitoring, bantuan baru tersalurkan kepada 11 KPM.

Tim monitoring menekankan agar Pemerintah Desa segera mempercepat proses penyaluran BLT-DD kepada seluruh KPM yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar. Dalam proses penyaluran, Pemerintah Desa juga diingatkan untuk tetap memperhatikan prinsip ketepatan sasaran, transparansi, serta kelengkapan administrasi sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Selain melakukan monitoring terhadap BLT-DD, tim juga melaksanakan pemantauan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), khususnya pada unit usaha jual beli ayam broiler yang sedang dijalankan. Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa unit usaha tersebut telah berjalan dan memiliki potensi untuk berkembang.

Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan dan ditingkatkan, antara lain dalam hal manajemen usaha, pencatatan keuangan, serta strategi pemasaran. Tim memberikan saran agar pengelola BUMDes dapat meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan usaha, termasuk melakukan pembukuan yang rapi dan terstruktur, serta menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk memperluas jaringan pemasaran. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan BUMDes dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

Dalam rangka memastikan validitas data penerima bantuan, tim juga melakukan permintaan data By Name By Address (BNBA) BLT-DD kepada Pemerintah Desa. Data BNBA ini sangat penting sebagai dasar verifikasi dan validasi penerima manfaat, sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Pemerintah Desa menyambut baik permintaan tersebut dan berkomitmen untuk segera melengkapi dan menyerahkan data yang dibutuhkan. Hal ini menunjukkan adanya keseriusan Pemerintah Desa dalam mendukung proses monitoring serta meningkatkan kualitas pengelolaan program bantuan di desa.

Secara keseluruhan, kegiatan kunjungan lapangan ini berjalan dengan baik dan lancar. Pemerintah Desa menunjukkan sikap kooperatif dan terbuka dalam menerima masukan serta arahan yang diberikan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan monitoring ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan. Dengan sinergi yang baik antara Pemerintah Desa dan pihak terkait, diharapkan seluruh program yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

                                By : Ramdan Ali PD Kec. Dulupi

Share:

Selasa, 31 Maret 2026

RAPAT AKHIR TAHUN KOPERASI DESA MERAH PUTIH DESA DULUPI

Selasa, 31 Maret 2026, Di Aula PKBM Desa Dulupi Kec. Dulupi Kab. Boalemo Prov. Gorontalo Telah Dilangsungkan  RAT Koperasi Desa Merah Putih Desa Dulupi.
Dulupi – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih Desa Dulupi sukses dilaksanakan dengan dihadiri oleh 96 anggota koperasi, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai pengawas, pengurus koperasi, serta pendamping desa. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
RAT merupakan agenda penting dalam koperasi sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota, sekaligus menjadi forum evaluasi dan perencanaan program kerja ke depan. Kehadiran berbagai unsur desa menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung kemajuan koperasi sebagai pilar ekonomi masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Koperasi Desa Merah Putih yang menyampaikan laporan umum terkait perkembangan koperasi, capaian kinerja, serta harapan untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam memajukan koperasi.
Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh pendamping desa yang memberikan arahan serta motivasi kepada seluruh anggota agar koperasi dapat dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya peran koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Sambutan ketiga disampaikan oleh Ketua BPD selaku pengawas koperasi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pengawasan yang baik agar pengelolaan koperasi berjalan sesuai aturan serta tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepercayaan anggota.
Kegiatan RAT secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Dulupi. Dalam arahannya, Kepala Desa menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu motor penggerak ekonomi desa. Ia juga berharap koperasi mampu berkembang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota dan masyarakat.
Dengan terselenggaranya RAT ini, diharapkan Koperasi Desa Merah Putih Desa Dulupi semakin solid, transparan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggotanya melalui program-program yang tepat sasaran.

 

                                                                                                by: Ramdan Ali TPP Kecamata Dulupi 

Share:

Minggu, 23 November 2025

RAPAT INTERNAL KERJA BUMDES

BUMDES SEJAHTERA BERSAMA DENGAN EVALUASINYA

 Senin 24 November 2025 bertempat di Desa Dulupi Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo di ruangan Penjabat Kepala Desa Dulupi, Telah diadakannya rapat internal terkait BUMDes Sejahtera Bersama yang dihadiri oleh Penjabat Kepala Desa Dulupi Bpk. Jeni Djibu, Ketua BPD Bpk Irwan Baco, Sekertaris Desa Bpk Ansar Saidi, Ketua dewan Pengawas BUMDes Ibu Antra Djibu, Direktur BUMDes Bpk Mulyadi Sune, Bendahara BUMDes Bpk Prangki Saripi Dan Pendamping Desa Bpk Ramdan Ali, Membahas tentang progres penyerapan anggaran kegiatan ketahanan pangan desa 20%, yang sanpai dengan saat ini pengurus BUMDes baru melakukan pencairan dana ketahanan pangan itu kurang lebih 80 juta untuk belanja usaha distributor telur dan sebagian bahan untuk usaha ternak ayam petelur, 

Acara dibuka oleh penjabat kepala desa Bpk Jeni Djibu yang menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan rapat internal ini untuk memacu BUMDes dalam proses penyerapan anggaran dana ketahanan pangan dan juga percepatan kegiatan BUMDes walaupun BUMDes Sejahtera Bersama sudah ada salah satu usahanya yang sudah jalan yaitu ditributor telur, dan kegiatan hari ini juga ingin mengetahui kendala dan juga masalah yang dihadapi dalam menjalankan usaha BUMDes, serta pembahasan juga terkait dengan keberadaan sekertaris BUMDes yang sulit untuk dihubungi, intinya dari rapat hari ini menurut kepala desa yaitu bagaimana BUMDes sejahter bersama bisa berjalan dengan baik dan dengan usaha yang dijalankan di 2026 sudah bisa memberikan PADes ke desa dan dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan buat masyarakat di desa, 

 
Setelah terjadi diskusi kecili dan terdapat masukkan dari seluruh pihak yang hadir disepakati bahwa hari ini pengurus BUMDes akan mencairkan dana ketahanan pangan untuk kegiatan budidaya ayam petelur yang sebagian bahannya sudah dibelanjakan, pengurus BUMDes harus segera membuat laporan keuangannya terutama pada kegiatan usaha yang sudah jalan dan akan dilaporkan di musyawarah BUMDes akhir tahun, dan untuk usaha yang belum jalan agar segera dijalankan terutama pada pembuatan kandang ayam petelur dan diudahakan sebelum akhir 2025 seluruh anggaran untuk kegiatan ketahanan pangan bisa diserap dan usahanya sudah berjalan tinggal menunggu hasilnya, untuk sekertaris BUMDes yang sudah tidak aktif itu akan di datangi langsung oleh direktur BUMDes danakan ditanyakan kepastiannya untuk bekerja di BUMDes kalau sudah tidak ingin bekerja di BUMDes maka harus digantikan dengan sekertaris yang baru sesuai dengan pilihan direktur BUMDes, terakhir kegiatan di tutup oleh Penjabat Kepala Desa Dulupi 

 

Share:

Kamis, 06 November 2025

BUMDes MAYANA POLOHUNGO, MENGGEMUKKAN SAPI MENGUATKAN EKONOMI DESA

 

Kamis Tanggal 06 November Tahun 2025,  Terbentuknya BUMDes polohungo membawa angin segar buat masyarakat desa polohungo dan BUMdes yang terbentuk setelah dilakukan revitalisasi juga membawa harapan baru buat peningkatan ekonomi desa dan ketahanan pangan di desa, apalagi dengan keaktifan pengurus BUMDes dalam menjalankan usahanya mulai dari pengurusan badan hukum BUMDes sampai pada pengelolaan dan ketahanan pangan desa dengan anggaran yang diberikan oleh pemerintrah desa sebagai penyertaan modal BUMDes sebesar 175 juta, Dengan jenis usaha yang dijalankan yang disepakati bersama yaitu usaha penggemukkan sapi yang pengelolanya masyarakat desa yang punya kandang dan keahlian di bidang ternak sapi.
 
 
sampai dengan saat ini anggaran penyertaan modal untuk kegiatan ketahanan pangan yang sudah dicairkan oleh pengurus BUMDes mayana itu sebesar 153 juta yang digunakan untuk pembelian sapi 18 ekor dan juga penyediaan lahan untuk penanaman pakan ternak sapi, adapun 18 ekor sapi itu dikelola oleh kelompok peternak sapi yang masing-masing pengelola itu diberikan kepercayaan oleh BUMDes dua ekor sapi dan tentunya terkait kesepakatan bersama sudah dibahas dengan kelompok ternak sapi dan itu dituagkan dalam berita acara. masih ada sekitar 20 jutaan yang masih akan dicairkan oleh BUMDes dan akan digunakan untuk kegiatan penyuntikkan sapi, vitamin dan kebutuhan sapi lainnya agar proses penggemukkan sapi bisa cepat.
dengan berjalannya usaha penggemukkan sapi BUMDes berarti kebutuhan akan daging sapi bisa terpenuhi dan ini sebagai wujud asas dari ketahanan pangan yang juga termasuk pada asta cita presidem RI, dan dengan pengelolaannya BUMDes berkerja sama dengan masyarakat desa itu bisa membuka lapangan kerja bagi sebagian masyarakat desa dan dapat menguatkan ekonomi di desa polohungo.
Share:

Rabu, 05 November 2025

Rapat Pra Pelaksanaan Kegiatan Dana Desa

PEMERINTAH DESA TANAH PUTIH MELAKSANAKAN RAPAT PRA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA

 

Pada hari selasa tanggal 4 november tahun 2025 bertempat di aula kantor desa tanah putih kecamatan dulupi kabupaten boalemo telah dilaksanakan rapat pra pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa yang di danai oleh dana desa tahun anggaran 2025 dengan menelan anggaran sekitar kurang lebih 29 juta untuk satu paket pelaksanaan kegiatan pemeliharaan lapangan voli dan talud, kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berkepentingan mulai dari pemerintah desa, BPD, Pendamping Desa, PK. TPK dan perwakilan masyarakat dusun II desa tanah putih sebagai pemenfaat kegiatan dana desa tersebut.

Acara rapat pra pelaksanaan dibuka oleh kepala desa tanah putih Bpk Novrimanto Akutali dalam sambutannya kepala desa tanah putih mengharapkan dengan adanya kegiatan awal rapat pra pelaksanaan ini bisa mengurangi masalah yang terjadi pada saat pelaksanaan kegiatan nantinya dan juga dengan adanya rapat pra pelaksanaan ini dapat membuat proses pelaksanaan kegiatan pemeliharaan lapangan olahraga voli berjalan dengan lancar dan hasilnya sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah desa.

Dilanjutkan dengan penyampaian oleh pendamping desa terkait maksud dan tujuan dari kegiatan rapat pra pelaksanaan kegiatan yaitu pertemuan persiapan yang bertujuan untuk mematangkan rencana sebelum kegiatan pembangunan fisik dilaksanakan di desa,

Tujuan utama rapat pra-pelaksanaan

  • Menyusun dan mematangkan rencana: Rapat ini berfungsi untuk finalisasi detail rencana, seperti rancangan teknis gambar, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan spesifikasi pekerjaan.
  • Koordinasi dan sinkronisasi: Memastikan semua pihak yang terlibat—perangkat desa, BPD, TPK, dan tokoh masyarakat—memiliki pemahaman yang sama mengenai rencana kegiatan.
  • Membahas mekanisme pelaksanaan: Menentukan tata cara pelaksanaan konstruksi dan jadwal pengerjaan yang akan dilakukan.
  • Mengidentifikasi persiapan dan kendala: Mendiskusikan hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh pelaksana kegiatan, seperti pengadaan bahan, tenaga kerja, dan potensi kendala yang mungkin muncul.
  • Meningkatkan partisipasi masyarakat: Melibatkan warga dan tokoh masyarakat untuk mendapatkan masukan dan komitmen dalam mendukung kelancaran pembangunan, misalnya melalui swadaya dan gotong royong. 

Setelah acara sambutan kegiatan pra pelaksanaan kegiatan di pimpin oleh ketua TPK dan dibantu oleh PK didampingi oleh BPD guna membahas dan mematangkan desain gambar dan RABnya serta anggaran peritem barang dan jasa serta pembahsan kapan akan dimualainya pekerjaan pemeliharaan lapangan olahraga voli dan talud, setelah melalui pembahasan yang panjang akhirnya disepakati bersama dan hasil rapat pra pelaksanaan di tuangkan dalam berita acara.


 

 

Share:

Minggu, 26 Oktober 2025

GAMBARAN UMUM WILAYAH DAMPINGAN

 

Kecamatan Dulupi merupakan salah satu dari 7 (tujuh) kecamatan yang ada di Kabupaten Boalemo. Kecamatan Dulupi terletak di sebelah timur Kecamatan Paguyaman, Sebelah Utara Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara, Sebelah Selatan Teluk Tomini Gorontalo Dan Sebelah Barat Kecamatan Tilamuta. Kecamatan Dulupi terdiri dari 8 (delapan) desa yaitu Desa Dulupi, Desa Tabongo, Desa Kotaraja, Desa Polohungo, Desa Pangi, Desa Tangga Jaya, Desa Tanah Putih Dan Desa Tangga Barito.

Secara geografis Kecamatan Dulupi yang terdiri dari 8 (delapan) desa dan MERUPAKAN KECAMATAN YANG MEMILIKI JUMLAH DESA PALING SEDIKIT DI KABUPATEN BOALEMO BERSAMA DENGAN KECAMATAN PAGUYAMAN PANTAI. dengan Jumlah Penduduk sebanyak 16.915 Jiwa Dengan jumlah penduduk laki-laki sebanyak 8.712 Jiwa serta perempuan sebanyak 8.203 Jiwa dan Luas Wilayah 299,76 km2,  kondisi geografis yang cukup luas, besar, pesisir pantai,  dataran tinggi dan ada juga akses jalan menuju desa yang tergolong sulit dan ketika hujan susah dilalui, tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pendamping Desa rangka mensukseskan Program Pemberdayaan dan Pembangunan Masyarakat Desa. Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan Dulupi di nahkodai oleh Bapak  Acon Pomontalo, S.Hi Selaku Camat Dulupi. Tingginya partisipasi pemerintah serta tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat secara keseluruhan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari suksesnya pelaksanaan program pemberdayaan dan pembangunan masyarakat desa (P3MD).

Share:

Senin, 13 Oktober 2025

Profil TPP Kecamatan Dulupi

 

Tenaga Pendamping Profesional Kecamatan Dulupi Berjumlah 4 orang dimana 2 orang Pendamping Desa Tingkat Kecamatan dan 2 orang Pendamping Lokal Desa. 1. Ramdan Ali, SPd. Sebagai Koordinator Kecamatan yang bertanggung jawab Seluruh Desa di Wilayah Kecamatan Dulupi 2. Helmi Ningo, S.Ars sebagai Pendamping Desa juga sebagai Koordinator Wilayah Desa Pangi, Desa Tanah Putih, Desa  Tangga Jaya serta Desa Tangga Barito, 3. Rusdin Ismail, SH sebagai Pendamping Lokal Desa yang bertugas mendampingi Desa Pangi, Desa Tanah Putih, Desa  Tangga Jaya Dan Desa Tangga Barito. 4. Sukardi Latidi, SE sebagai Pendamping Lokal Desa yang bertugas mendampingi Desa Dulupi, Desa Tabongo,  Desa Polohungo Dan Desa Kotaraja.

 

Share:

Pengikut

Blog TPP Nasional

Blog TPP Provinsi Gorontalo

Blog TPP Kabupaten